Berbagai Nama Hewan dalam Bahasa Nias, Lengkap dengan Contoh Kalimat Relevan

Nama Hewan Bahasa Nias

Sebagai salah satu bahasa daerah yang ada di Indonesia, bahasa Nias memiliki sebutan tersendiri untuk hewan yang mendiami fauna Pulau Nias. Memang terdengar asing ditelinga karena sebagian besar punya kekhasan dan terlihat unik bila dibandingkan dengan nama binatang lainnya yang kita kenal.

Dalam bahasa Nias, hewan/binatang/satwa artinya urifö, kadang juga disebut gurifö. Berdasarkan habitatnya, istilah ini terbagi dalam dua klasifikasi yaitu utu ndru'u dan ösi nidanö.

  1. Utu ndru'u adalah semua hewan/satwa yang tinggal dan hidup diatas tanah (darat), penggunaannya lebih merujuk ke binatang liar.
  2. Ösi nidanö adalah semua hewan yang habitatnya didalam air, binatang yang lahir, tumbuh, tinggal dan hidup di air.

Tapi jangan salah, dalam penggunaanya urifö lebih ditunjukkan kepada hewan darat/air yang bisa dipelihara oleh manusia. Sebagai contoh, harimau, singa, ular lebih tepat dinamakan utu ndru'u sementara ayam, babi, anjing diistilahkan sebagai urifö.

Meskipun demikian, terjemahan nama-nama hewan dalam li niha tetap diistilahkan sebagai töi-töi gurifö.

Sebagai orang Nias, sudah selayaknya kita membagikan berbagai nama hewan yang ada di pulau Nias untuk membantu saudara-saudari kita yang sedang belajar bahasa Nias guna menambah pengetahuan mereka dalam penguasaan kosa kata yang termasuk dalam kategor satwa.

Yuk langsung dipelajari ulasan infonias.id berikut.

1. Babi

Bahasa Nias babi adalah bawi atau mbawi (penulisan sebenarnya: baŵi). Babi termasuk kategori hewan ternak dan bisa dibilang hewan yang bernilai tinggi atau mahal lho karena digunakan dalam berbagai pelaksanaan kegiatan adat di pulau Nias. Berikut kata-kata yang punya relevansi dengan kata babi:

  • Bawi böwö = babi jujuran
  • Bawi hada = babi adat
  • Bawi walöwa = babi pernikahan
  • Bawi hao = babi besar/gemuk
  • Bawi safuo = babi kurus
  • Bawi mbanua = babi kampung
  • Bawi simatua = babi jantan
  • Bawi sihene = babi betina
  • La'imba = induk babi jantan
  • Sigelo = induk babi betina
  • Ono mbawi = anak babi
  • Simbi mbawi = rahang babi
  • Uli mbawi = kulit/daging babi (yang sudah dipotong)
Info Salah satu satuan lingkar dada babi dalam bahasa Nias adalah alisi yang diukur dengan menggunakan alat yang dinamakan dengan AFORE. Babi adat biasanya berada dikisaran 9 alisi atau lebih.

Berikut contoh kalimat:

  • Hadia manaba bawi ndra'ugö maökhö? = apakah kamu potong babi hari ini?
  • Hauga öfamawa mbawimö da'a? = kamu jual berapa babimu ini?
  • Möiga wolohe bawi böwö ua = kami pergi membawa babi jujuran
  • Ae fesu gahe mbawi ba mba'o = pergi ikat kaki babi di kandang

2. Ayam

Ayam dalam li niha dinamakan manu. Sama seperti babi, ayam juga sebagai salah satu unggas yang bernilai dan digunakan dalam adat istiadat Nias, bahkan ada satu tahapan dalam adat pernikahan yaitu fanunu manu (ayam dipanggang lalu dimakan oleh para ketua adat dan juga pengantin laki-laki). Kata-kata yang terkait:

  • Manu wadousa = ayam jago/petarung
  • Manu sako = ayam berukuran kecil dan pendek
  • Manu mbanua = ayam kampung
  • Manu jumbo = ayam daging (broiler)
  • Manu samaukhu = ayam yang sedang mengerami telur
  • Manu foto = ayam potong
  • Silatao/adao/gadao = ayam jantan
  • Fa'elo = ayam betina yang sudah bertelur
  • Ono manu = anak ayam
  • Mbu manu = bulu ayam
  • Adulo manu = telur ayam
  • Adulo manu = telur ayam
  • Dara [ndrara] = taji ayam

Contoh kalimat:

  • Be khoma sakilo manu = kasi kami 1 kg ayam
  • Hauga sakilo manu ama? = berapa sekilo ayam pak?
  • Hadia öbe'e gö manu da'a khöu? = apa kamu kasi makanan ayam ini?
  • Ami göda manu da'a yae = enak sekali ayam [makanan] kita ini

3. Anjing

Bahasa Nias anjing adalah asu (kadang ditulis: nasu). Anjing dijadikan sebagai hewan peliharaan untuk menjaga rumah dan juga berburu hewan seperti rusa, kijang, kancil, dll. Kata-kata yang berkaitan:

  • Asu we'alu = anjing pemburu
  • Asu samu'i = anjing jahat/kejam
  • Asu gatua = anjing hutan
  • Asu nomo = anjing yang dipelihara dirumah (jinak)
  • Ono nasu = anak anjing
  • Asu sowöhö = anjing gila/rabies

Contoh kalimat:

  • Ahakhö dödöda wamaigi nono da'ö, no i'usu ia asu = kita merasa kasihan melihat anak itu, dia sudah digigit anjing
  • Hauga nono nasu da'a khömi? = berapa banyak anak anjing kalian ini?
  • Be khögu zara nono nasumö ga'a = mintalah satu ekor anak anjingmu bang
  • No igohido asu mege ba lala = aku tadi dikejar anjing di jalan

4. Kucing

Dalam bahasa Nias, kucing dipanggil dengan mao. Kucing merupakan salah satu peliharaan yang imut, lucu dan menggemaskan, namun kebanyakan dialih fungsikan untuk mengusir tikus dirumah. Berikut kata lainnya yang relevan:

  • Mao kara = kucing agresif dan gampang marah
  • Ono mao = anak kucing
  • Mao simatua = kucing jantan
  • Mao si'alawe = kucing betina

Contoh kalimat:

  • Ogoro ita mao da'a, aböu sibai = jorok kucing ini, bau sekali
  • Be'e gö mao da'ö = kasi makan kucing itu
  • Ata'u de'u wamaigi mao da'a le = tikus pasti takut melihat kucing ini
  • Mauwu sia'i mao da'a khömi = jinak sekali kucing kalian ini

5. Burung

Burung disebutkan dengan fofo (disebut juga wofo). Burung juga salah satu jenis hewan yang banyak dipelihara orang Nias. Kata yang relefan:

  • Fofo sa'usö = burung berwarna kuning
  • Fofo soyo bu = burung berbulu merah
  • Kandra wofo = kandang burung
  • Azuni [gazuni] wofo = sarang burung

Contoh kalimat:

  • No adudu gazuni wofo da'ö = sarang burung itu sudah roboh
  • No moloi wofogu ba kandra = burungku sudah lari dari kandang
  • Be'e nidanö öwofogu = kasi air untuk burungku
  • Halöwögu wofemondri wofo = kerjaku sedang memandikan burung

6. Ikan

Dalam bahasa Nias, ikan diartikan i'a atu gi'a. Hanya saja, i'a mengandung arti lain yaitu dia makan. Jadi, jangan sampai salah menggunakan. Kata-kata yang relevan:

  • I'a nasi = ikan laut
  • I'a sauri = ikan basah yang dijual
  • I'a soköli = ikan kering
  • I'a nifaga = ikan panggang
  • I'a ni'unagö = ikan asap
  • Töla gi'a = tulang ikan
  • Gi'a bele [kale] = ikang kaleng
  • Hambu-hambu = ikan tongkol
  • Huna-huna gi'a = sisik ikan

Contoh kalimat:

  • Ara lö mu'ada gi'a soköli = kita sudah lama belum makan ikan kering
  • Hauga sakilo öfamawa gi'a da'a ama? = berapa sekilo dijual ikan ini pak?
  • Ahali gi'a dangagu = bau amis ikan tanganku
  • Oya ae huna-huna gi'a da'a = banyak sekali sisik ikan ini

7. Bebek

Bebek/itik dinamakan bebe atau mbebe. Kata yang relevan:

  • Adulo bebe = telur bebek
  • Ono mbebe = anak bebek
  • Nagole mbebe = daging bebek

Contoh kalimat:

  • Ae öli ögu gadulo mbebe ba lafo = pergi beli telur bebek untukku di kedai
  • Mangetuna bebe da'a föna nomo = bebek ini berkubang depan rumah
  • Lö sangawuli bebegu ba kandra = belum kembali bebeku di kandang
  • Hadia no öbe'e gö bebeda? = apakah sudah kamu kasi makanan bebek kita?

8. Angsa

Angsa disebut aso [naso] atau bebe aso [mbebe aso] dalam bahasa Nias. Unggas ini memiliki kemampuan terbang dan berenang. Selain ukuran badannya yang besar juga memiliki leher yang panjang. Kata yang relevan:

  • Aso safusi = angsa putih
  • Adulo naso = telur angsa
  • Ono mbebe aso = anak angsa

Contoh kalimat:

  • Olofo mbebe aso da'a = angsa ini lapar
  • Ibe'e khogu mbebe aso sibayagu = pamanku memberi saya angsa
  • Mataba öma mbebe aso bongi da'a = kami potong angsa untuk kami makan malam ini
  • Ebua ae nösi mbebe aso da'a = angsa ini memiliki badan yang besar sekali
  • Böi gadu mbebe aso da'ö! idou ndra'ugö = jangan ganggu angsa itu! kamu dipatuknya

9. Cicak

Kiliwi [giliwi] merupakan sebutan untuk cicak. Hewan ini biasa merayap didinding atau tembok dan memakan serangga. Berikut kata-kata yang berhubungan:

  • Adulo giliwi = telur cicak
  • I'o giliwi = ekor cicak
  • Kiliwi sebua = cicak besar

Contoh kalimat:

  • Kiliwi ba dowa, no ida'i-da'i manana = cicak di dinding, diam-diam merayap
  • No aetu gi'o giliwi da'ö = ekor cicak itu sudah putus
  • Oya ae gadulo giliwi furi mbawa ndruhö = banyak sekali telur cicak dibelakang pintu
  • No i'a önia ndri giliwi da'ö = cicak itu sudah makan nyamuk

10. Kupu-kupu

Kupu-kupu dinamakan dengan kawa-kawa [gawa-kawa]. Serangga ini termasuk dalam ordo Lepidoptera yang artinya memiliki sayap yang bersisik. Berikut kata-kata yang relevan:

  • Adulo gawa-kawa = telur kupu-kupu
  • Ulö-ulö = ulat

Contoh kalimat:

  • He gawa-kawa ötutunö gabula dödögu = hei kupu-kupu ceritakanlah kesusahanku
  • Humombo gawa-kawa ba dalu mbanua = kupu-kupu terbang ke langit
  • Kawa-kawa manuge ba mbulu mbunga = Kupu-kupu hinggap di daun bunga

11. Capung

Capung disebut mazauwu. Serangga ini terkadang hidup ditempat tertentu seperti taman, sekitar rumah, rawa atau tempat yang dekat dengan air. Contoh kalimat relevan:

  • Mazauwu humombo bakha ba nomo = capung terbang ke dalam rumah
  • Ra'u khoda mazauwu da'ö = tangkap sama kita capung itu

12. Nyamuk

Artinya: di [ndri]. Serangga yang satu ini umumnya paling dibenci, walaupun badannya kecil tapi hobinya minum darah manusia. Contoh kata dan kalimat relevan:

  • Di mböhö = nyamuk
  • Ndri manu = lalat
  • Ndri awu = agas
  • Ahori i'usu ita ndri da'a = habis digigit nyamuk kita ini
  • Oya ae ndri bongi = banyak sekali nyamuk malam ini
  • Duho göda ba meza, i'ingö-ingö ndri manu = tutup makanan kita diatas meja, dihinggapi lalat
  • Bözi ndri mböhö siso ba dangagu da'a ma'ifu = pukul dulu nyamuk yang ada ditangaku inilah

13. Kecoa

Disebut dengan atea/gatea [tea-tea/dea-tea]. Serangga ini hampir ada disetiap rumah, kabar buruknya selain bau serangga ini bisa menimbulkan berbagai macam penyakit bagi manusia. Berikut kalimat relevan:

  • Oya sibai dea-tea banomo da'a = banyak sekali kecoa dirumah ini
  • Öli khöda dalu-dalu wamunu gatea ba fasa = Beli sama kita obat racun kecoa di pasar

14. Ular

Versi li niha, ular dinamakan ulö [gulö]. Binatang melata ini biasanya ditakuti karena mematok manusia dan mengeluarkan bisa. Inilah contoh kalimat relevan:

  • No i'a manuma ulö sawa = ayam kami sudah dimakan ular piton
  • So gulö yawa ba hogu maga = ada ular diatas pohon mangga
  • Iza nono gulö ba lala = itu anak ular di jalan
  • Faifi-faigi naso gulö, idou ndra'ugö = hati-hati, lihat kalau ada ular, dia mematokmu

15. Kelelawar

Kelelawar dipanggil dengan sebutan bögi [mbögi]. Hewan mamalia ini kebanyakan menggantung terbalik di pelepah kelapa, pelepah pisang, pohon besar, goa, dll. Mereka mencari makan dimalam hari. Contoh kata dan kalimat relevan:

  • Bögi helua = kelelawar yang hinggap dipelepah kelapa atau pisang
  • Bögi mbanua = kelelawar besar
  • Oya mbögi ba dögi gara = banyak kelelawar di goa batu ini
  • Möita fafana bögi mbanua = kita pergi menembak kelelawar besar
  • Ami sia'i mbögi da'a = enak sekali kelelawar ini
  • Ha ba da'ö kalua mbögi ba zibongi = kelelawar hanya keluar dimalam hari

Karena begitu banyak, untuk selanjutnya infonias.id akan langsung menuliskan terjemahan nama hewan tanpa lagi menuliskan contoh kalimat.

16. Babi hutan = sökha

17. Bangau = tumbao

18. Belalang = tamo

19. Belut = baewa

20. Biawak = boroe

21. Buaya = buaya

22. Bunglon = loa

23. Burung beo = beo

24. Burung gagak = gaga

25. Burung hantu = lamuhu

26. Burung merpati = marafadi

27. Burung pipit = siliwi

28. Cacing tanah= elewazi [gelewazi]

29. Cacing perut = boyo

30. Elang = fötö/moyo

31. Gajah = gaza

32. Harimau = harimo

33. Kambing = nambi

34. Kancil = laosi

35. Katak = talaho

36. Kelinci = kelinci

37. Kepiting = hambae

38. Kera = ba'e

39. Kerbau = öröbao

40. Kuda = kudo

41. Kumbang kayu = taringöngö

42. Kura-kura = bo'ole

43. Kutu = utu

44. Laba-laba = kalawa [galawa]

45. Landak = bogo

46. Lebah madu = wani

47. Lipan = alifa

48. Monyet = ba'e [mba'e]

49. Musang = belu

50. Rusa = böhö

51. Sapi = sawi

52. Semut = sikhö

53. Serigala = asu gatua

54. Singa = singo

55. Tawon = geto

56. Tikus = te'u

57. Udang = uro

58. Domba = biri-biri

59. Beruang = berua

60. Kunang-kunang = löfö-löfö

61. Tokek = gö'ö

Demikian saja informasi mengenai terjemahan nama binatang dalam bahasa Nias. Saohagölö, ya'ahowu.

Post a Comment